Valve memperbarui aturan peluncuran gim di platform distribusi permainan digital Steam. Langkah ini diambil untuk mengurai antrean persetujuan yang menumpuk akibat meningkatnya jumlah gim baru, termasuk gim yang dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan.
Menurut siaran Engadget pada Rabu (4/11), pembaruan aturan ini menyusul laporan tentang keterlambatan jadwal rilis sejumlah gim independen yang molor hingga berminggu-minggu. Valve sebenarnya menargetkan peninjauan gim baru selesai dalam tiga sampai lima hari, tetapi proses yang berjalan saat ini disebut membutuhkan hingga 12 hari kerja.
Penyebab penumpukan itu diduga berkaitan dengan banjirnya gim berkualitas rendah dan gim berbasis kecerdasan buatan yang dirilis tanpa pengujian memadai. Seorang pengguna Reddit dengan nama akun u/ploz mencatat bahwa sekitar 49 persen gim yang tayang di Steam pada Oktober lalu mencantumkan penggunaan konten hasil kecerdasan buatan.
Untuk mempercepat peninjauan, Steam kini mewajibkan pengembang menguji dan menjalankan gimnya di platform Steam setidaknya selama lima menit sebelum diajukan. Pengembang juga diminta memastikan ketersediaan komponen pendukung seperti DirectX dan Visual C++.
Selain itu, Valve mewajibkan pengembang memastikan pengaturan fitur penyimpanan Steam Cloud serta mengategorikan tangkapan layar cuplikan permainan.
Sumber: ANTARA News - Terkini
